Bener Meriah, 28_5 - Plt. Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini bersama jajaran turun langsung ke Pendopo Bupati Bener Meriah. Tujuannya satu: mencari solusi akses transportasi warga setelah longsor di kawasan Enang-Enang.
Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar menyambut langsung. Fokus utama rapat: kondisi ruas jalan alternatif yang kini jadi “urat nadi” pengganti jalur utama yang putus.
*Longsor Enang-Enang belum ditangani darurat*
BPJN Aceh menjelaskan penanganan di titik longsor belum bisa dimulai. Alasannya, jalur alternatif masih bisa dilewati warga. Tapi kondisi tanah di lokasi dinilai sangat rawan. Jadi butuh kajian teknis mendalam biar perbaikan permanennya aman dan tidak sia-sia.
*Menuju penanganan permanen*
Saat ini tim BPJN Aceh terus koordinasi dan mengkaji langkah perbaikan permanen. Targetnya, proses nanti bisa berjalan lancar tanpa kendala cuaca atau kendala teknis lain.
Kunjungan ini bentuk sinergi BPJN Aceh dengan Pemkab Bener Meriah. Tujuannya jelas: percepat pemulihan infrastruktur pascabencana, supaya mobilitas warga tetap terjaga.
Pemerintah berharap warga bersabar. Jalur alternatif tetap dipantau, dan kajian teknis jadi prioritas agar Enang-Enang benar-benar pulih.
