Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 di Auditorium Ali Hasjmy, Senin (20/7/2026) dini hari. Kegiatan yang diikuti ratusan sivitas akademika tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun ruang interaksi yang lebih dekat antara pimpinan universitas dan mahasiswa.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., hadir bersama para wakil rektor, dekan, dosen, tenaga kependidikan, pimpinan organisasi mahasiswa, serta mahasiswa dari berbagai fakultas. Sejumlah alumni dan masyarakat juga turut bergabung memadati auditorium hingga pertandingan berakhir.
Atmosfer kebersamaan sudah terasa sejak laga dimulai. Sorak sorai penonton menggema di dalam auditorium ketika Spanyol dan Argentina saling melancarkan serangan dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Antusiasme peserta semakin memuncak memasuki babak perpanjangan waktu.
Spanyol akhirnya memastikan diri sebagai juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Argentina dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan La Furia Roja dicetak Ferran Torres pada menit ke-106, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol sepanjang waktu normal.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., mengatakan kegiatan nobar merupakan bagian dari komitmen universitas menghadirkan kampus yang tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga ruang yang memperkuat kebersamaan seluruh sivitas akademika.
"Kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi yang lebih cair, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas dan persaudaraan di lingkungan kampus," ujarnya.
Menurut Mujiburrahman, olahraga memiliki nilai-nilai penting yang sejalan dengan misi pendidikan tinggi, seperti disiplin, kerja sama, sportivitas, serta sikap saling menghormati.
"Nonton bareng ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola. Ada nilai persatuan, sportivitas, dan kebersamaan yang dapat dipetik. Kampus perlu menghadirkan ruang-ruang seperti ini agar mahasiswa dapat berinteraksi, berdialog, dan tumbuh dalam suasana yang sehat," katanya.
Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola terbesar di dunia, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan antara pimpinan universitas dan mahasiswa di luar aktivitas akademik. Kehadiran pimpinan organisasi mahasiswa dari berbagai unit kemahasiswaan semakin memperkuat semangat kolaborasi dan kekeluargaan yang menjadi bagian dari kehidupan kampus.
Usai pertandingan, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus komitmen UIN Ar-Raniry dalam membangun budaya kampus yang inklusif, humanis, dan harmonis.
Melalui berbagai kegiatan nonakademik yang positif, UIN Ar-Raniry terus menghadirkan ruang-ruang yang mendorong interaksi, kolaborasi, dan penguatan karakter sivitas akademika. Nobar final Piala Dunia FIFA 2026 menjadi salah satu wujud nyata upaya tersebut, dengan menghadirkan suasana yang hangat, penuh sportivitas, dan mempererat rasa memiliki terhadap kampus
