Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Dorong Perempuan Lebih Berdaya

Selasa, 21 April 2026 | Selasa, April 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-21T13:08:59Z

 


Jakarta, 30 Maret 2026 – Setiap April, nama R.A. Kartini kembali mengingatkan kita  bahwa perjuangan perempuan tidak pernah berhenti. Ia tidak hanya berbicara  tentang kesetaraan, tetapi juga tentang keberanian untuk mandiri, mengambil  keputusan, dan membawa perubahan bagi kehidupan yang lebih baik. Semangat itu  kini hadir dalam berbagai wajah perempuan Indonesia, termasuk mereka yang  bangkit di tengah ujian hidup.

Di sinilah Jasa Raharja mengambil peran. Tidak hanya sebagai penyedia  perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga sebagai bagian dari  ekosistem yang mendorong pemberdayaan perempuan. Kecelakaan tidak hanya  berdampaknya pada korban. Banyak perempuan harus menjadi tulang punggung  keluarga setelah kehilangan suami.

Data menunjukkan, korban kecelakaan lalu lintas didominasi oleh laki-laki usia  produktif. Kondisi ini membuat perubahan drastis dalam struktur ekonomi keluarga.  Perempuan sebagai pengelola rumah tangga, tiba-tiba harus berdiri sendiri,  mengambil alih peran sebagai pencari nafkah. Dalam situasi seperti ini, kehadiran  negara melalui perlindungan dan pendampingan menjadi sangat penting.

Melalui layanan santunan yang cepat, transparan, dan terintegrasi, Jasa Raharja  memastikan hak ahli waris terpenuhi. Namun, langkah tersebut tidak berhenti di sana.  Perusahaan juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan untuk mendorong  kemandirian ekonomi, khususnya bagi para perempuan yang menjadi ahli waris  korban kecelakaan.

Salah satu upaya nyata dilakukan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan  Lingkungan (TJSL), Pemberdayaan Ekonomi untuk Keluarga Ahli Waris Berdaya dan  Terampil (JR Pelita), serta dukungan terhadap UMKM, yang mendorong perempuan  untuk mengembangkan usaha mandiri. Program ini tidak hanya memberikan  dukungan modal, tetapi juga pembinaan, pelatihan, hingga pendampingan agar para  perempuan mampu bangkit dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Lebih dari itu, perempuan juga memiliki peran strategis dalam membangun budaya  keselamatan sejak dari rumah. Edukasi tentang tertib berlalu lintas sejatinya berawaldari keluarga, di mana ibu menjadi sosok pertama yang menanamkan nilai disiplin,  kehati-hatian, dan kepedulian terhadap keselamatan.

Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan  bahwa semangat Kartini masih sangat relevan dalam konteks perempuan masa kini.  “Menjadi wanita masa kini adalah tentang memiliki keberanian untuk berdiri tegak  menentukan pilihan dan menjadi mandiri atas setiap jalan hidup yang kita pilih.  Kemandirian bukan hanya soal pembuktian diri, tapi tentang percaya bahwa kita  memiliki kekuatan untuk membawa perubahan. Semangat inilah yang dahulu  diperjuangkan oleh Ibu Kartini,” ujarnya.

Menurutnya, semangat tersebut kini hidup dalam keseharian perempuan Indonesia  dan telah menjelma menjadi energi luar biasa di tangan perempuan-perempuan hebat  Indonesia. “Kartini masa kini ada pada mereka yang melangkah tangguh, mandiri,  dan mereka yang menggerakkan roda ekonomi, hingga mereka yang dengan penuh  kasih merawat cinta dan harapan dari dalam rumah, serta menghadirkan manfaat  nyata bagi lingkungan sekitarnya,” ungkap Dewi.

Melalui berbagai inisiatif perlindungan dan pemberdayaan, Jasa Raharja berupaya  memastikan bahwa setiap perempuan memiliki kesempatan untuk bangkit dan  berkembang. Semangat Kartini hari ini bukan hanya tentang emansipasi, tetapi  tentang keberanian untuk terus melangkah dengan perlindungan, dukungan, dan  harapan yang nyata

Featured Post

Sekda Aceh Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

  Banda Aceh _ Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, secara resmi membuka kegiatan B...

×
Berita Terbaru Update